Tampilkan postingan dengan label Reportase. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reportase. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Februari 2013

Sulit Cari Tender, Pembangunan Molor


Pembangunan gedung D FKIP UNS dijadwalkan selesai tanggal 26 Desember 2012. Namun pada kenyataannya hingga awal februari 2013 pembangunan tersebut masih berlangsung. Bisingnya proses pembangunan kembali menjadi keluhan utama mahasiswa.
Tanggal 26 Desember 2012 yang lalu seharusnya menjadi deadline pembangunan gedung D. Pada kenyatannya sampai saat ini pembangunan gedung D masih berlangsung. “Bukan hanya pembangunan di gedung D saja, tetapi semua proyek pembangunan di UNS seharusnya rampung di bulan Desember kemarin,” ungkap Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Matematika dan Pengetahuan Alam (MIPA), Sukarmin, S.Pd, M.Si., Ph.D. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) BEM FKIP, Rani Dewi Prawesti pun mengakui bahwa hasil perbincangannya dengan  Pembantu Dekan II, Drs. Sugiyanto, M.Si, M.Si mengenai deadline pembangunan gedung D adalah target pembangunan gedung D yang seharusnya selesai tanggal 26 Desember 2012.
Read More... 

Pembagian Dana IOM Harus Adil !


Mayoritas mahasiswa FKIP menginginkan agar sisa dana IOM dibagi rata ke semua Ormawa di FKIP. Beredarnya wacana bahwa sisa dana IOM akan difokuskan hanya untuk HMP/HMJ justru menimbulkan rasa ketidakadilan diantara Ormawa FKIP.
Seiring dengan pemberlakuan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) di UNS, maka dana  Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IOM) akhirnya ditiadakan. Seperti yang diungkapkan oleh presiden BEM FKIP UNS, Alqaan Maqbullah Ilmi bahwa di dalam Surat Edaran (SE) UKT tidak lagi diperkenankan adanya pungutan dana untuk angkatan 2012 kebawah. Ia menerangkan bahwa dana wisuda, BPI, SPP dan lain-lain sudah tergabung dalam UKT. “Untuk IOM yang jelas tidak ada payung hukumnya juga harus dihapus,” jelas Alqaan saat ditemui kru Motivasi (22/1).
 Read More...

Pemilu FKIP Tak Merakyat


Pemira (Pemilu Raya) FKIP UNS tidak dapat menampung aspirasi mahasiswa secara penuh. Adanya sistem kepartaian yang ditunggangi politik kepentingan harus ditinjau ulang lagi.

Pemira sebagai ajang pesta demokrasi mahasiswa di FKIP UNS dianggap tidak mampu menampung aspirasi mahasiswa secara penuh. Hal ini sesuai dengan pernyataan mahasiswa Pendidikan Sosiologi-Antropologi yang juga menjabat sebagai ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) UNS, Edo Johan Pratama, bahwa saat ini banyak mahasiswa yang tidak ingin berpartisipasi dalam kegiatan pemira karena berbagai sebab. “Pemikiran mahasiswa saat ini hanya tertuju pada bidang ilmu saja dan tidak mau memahami dinamika demokrasi mahasiswa,” tegasnya, Jum’at (26/1).
 Read More...

Transparansikan Rincian UKT !


Petinggi Universitas Sebelas Maret (UNS) hingga kini belum membuka kejelasan mengenai rincian dana UKT yang telah diterapkan sejak satu semester lalu. Tuntutan transparansi dari mahasiswa hanya ditanggapi dengan penunjukan SE Rektor.

Dalam sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT), perencanaan biaya diatur oleh pihak Program Studi (Prodi), kemudian diajukan ke tingkat fakultas hingga akhirnya disetujui universitas. Jelas Muhtar Mahmud, S. Pd., M. Si. Hal inilah yang menyulitkan prodi yang masih bingung rincian biaya apa saja yang harus dimasukkan dalam perencanaan, sebab memang belum diberi kejelasan oleh universitas. Demikian pengakuan Kaprodi Bahasa Indonesia, Khundaru Saddhono, S.S., M. Hum (30/1).
 Read More...

Aksi Segelintir Mahasiswa Tuntut Kejelasan Nasib UKT

Aksi Forbes BEM Se-UNS Tuntut Transparansi dan Kejelasan SK UKT.  Jum'at  (1/2) 

Mahasiswa yang diwakili oleh BEM se-UNS melakukan aksi di boulevard UNS untuk menuntut Transparansi dan Kejelasan SK UKT. Sayangnya, beberapa BEM Fakultas mendadak mengundurkan diri beberapa jam sebelum aksi dilaksanakan.
Awan mendung terlihat menggumpal tebal pada Jumat, 1  Februari 2013. Angin berkecepatan sedang menjatuhkan daun-daun tua dari rantingnya di sepanjang bouevard UNS. Pukul 14.30 WIB, terlihat rombongan longmarch yang terdiri dari perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-UNS tiba di depan Rektorat. Rombongan berjumlah sekitar 20 orang, berseragam Almamater UNS lengkap dengan kertas karton besar bertuliskan segala tuntutan terkait UKT.
Read More...